Kenapa ya, di dunia ini masih banyak orang yang masih senang terhadap apa yang dinamakan bullying? Dalam kamus Inggris-Indonesia, arti bullying adalah orang yang suka marah. Yang dimaksud adalah orang yang suka meledek, marah, menggertak dan lain-lain itulah yang disebut bullying. Nah, kasus ini mudah sekali kita temui di kehidupan sehari-hari. Bahkan di sekolah saya pun masih ada teman yang suka bullying terhadap temannya, bahkan sahabat dekatnya. Mengapa ini bisa terjadi? Sebenarnya saya bukan psikolog atau apalah yang menyangkut tentang ‘mengerti pribadi orang’. Saya hanya seorang pelajar yang sekolah di SMP Bina Insani, Bogor. Kemungkinan kasus ini disebabkan oleh:
- Setan
- Nafsu kita yang tidak terbendung
- dan, Keadaan
Nah, ketiga alasan tadi ‘mungkin’ yang mempengaruhi seseorang melakukan bullying. Contohnya adalah, Si A meledek Si B dengan panggilan ‘jelek‘. Nah, dengan Si A menyebut Si B saja dengan sebutan ‘jelek’ saja sudah termasuk dalam kategori bullying. Contoh yang lain adalah, Si C memanggil Si D menggunakan nama orang tua. Kalau itu sih sudah dikatakan hard bullying. Karena, pertama, yang dipanggil dengan panggilan orang tua tadi kesel , juga sudah merusak martabat keluarga yang diledek tersebut. Apalagi dipanggil dengan nama bapaknya, karena bapak adalah kepala keluarga.
Nah, daripada ribut dengan bulllying yang ga bener. Mari kita semua (yang membaca) katakan “STOP BULLYING!!”. Dengan cara memperkuat iman dan takwa kita, maka kita, Insya Allah, akan terbebas dari yang namanya bullying. Say no to bully!!











