Skip to content

Awal yang Sempurna: Puisi tentang masa kecil gue

Agustus 2, 2008

Waktu lagi makan malem bareng keluarga, gue serasa bernostaligia ke masa kecil. Karena topik obrolan makan malem waktu itu berputar pada kisah kecil gue. Bokap cerita bahwa pada saat gue umur 1,5 tahun, gue udah bisa baca. Bokap juga cerita kalau gue udah bisa naek sepeda pada umur 3 tahun (di saat anak laen umur segitu hanya bisa netek).

Begitu gue diceritain masa lalu, gue kepikiran buat tulis masa lalu gue yang baru aja gue denger. Tapi, tiba-tiba gue mikir “Gue harus buat yang beda dari biasanya”. So, gue mikir “Gimana kalo dibuat puisi aja??”. Ide yang bagus!! Tapi, karena kemampuan bikin puisi gue se-cetek ikan lele, makanya gue minta buatin Ghea puisi. Dia emang jago dalam membuat puisi.

Gue minta lewat Yahoo! Messenger, dan dia kirim besoknya lewat e-mail gue di ndias007@gmail.com. Berikut ini adalah puisinya.

Awal Yang Sempurna

Suaraku yang masih terbata-bata
untuk mengeja huruf demi huruf…
Masih bisa ku bayangkan saat ini

Atau jerih payahku saat menggoes sepeda
di tengah terik matahari…
Masih bisa ku kenang saat ini

Karena semua itu telah menjadi sejarah bagiku
Sejarah yang tertanam di buku kenangan terindah
Kenangan terindah semasa kecilku
Masa kecil yang membuatku tersenyum dan bahagia

Tersenyum dan bahagia…
Karena itu semua adalah awal yang sempurna bagiku untuk menerobos masa depan..

===

Keren gak tuh?? Jadi intinya ya itu tadi, gue bisa baca di umur 1 tahun dan menggoes sepeda di umur 3 tahun.

Oh iya, begitu gue baca puisinya, gue senyum-senyum najong. Baca lagi, gue senyum karena bangga. Baca satu persatu kalimat, senyum-senyum lagi. Baca seterusnya, senyuman gue makin lebar melebihi pantat gue. Gak tau kenapa gue jadi senyum-senyum ama komputer. Do’a-in gue gak jadi orang gila…

Ps to Ghea: Kenapa di akhir puisi ada tulisan ini “terima kasih telah memesan puisi saya. semoga anda tidak kapok. dan silahkan datang kembali untuk memesan”?? Udah bikin perusahaan pembuatan puisi ya?? Honornya berapa nih??

Sebagai imbalan sementara, RSS-nya Detikinet.com gue rubah jadi RSS-nya Ghea. Dan gue mau pajang blog lu di sini: Gheaa’s Weblog. FSnya sekalian deh: GHEA gheo galileo.

Udah, segitu aja.
Komennya plisss…

25 Komentar leave one →
  1. ghea setiana permalink
    Mei 27, 2010 9:51 am

    eh kalo mau salin puisi gue, jangan lupa bilang itu bikinan gue yaa jangan dibajak ;__;

  2. DAUD ALUWA permalink
    Desember 3, 2010 7:30 am

    Saya mau komentar disini adalah:kenapa masa kecil anda tidak bisa bersuara

  3. jepri permalink
    Oktober 21, 2011 1:17 pm

    ghea setiana, aq ska puisi mu,

    really2 like u,.

  4. wahyu wuri w permalink
    Februari 17, 2012 9:18 pm

    ok bget puisinya

  5. mita ardhya permalink
    Oktober 30, 2013 5:44 am

    hhaha, lucu. bagus kok :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.710 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: